Berita  

Telkominfra Targetkan Perbaikan Kabel Laut SMPCS #1 Selesai 7 Mei 2026

Pulihkan Jaringan Sulawesi, Telkominfra Targetkan Perbaikan Kabel Laut SMPCS #1 Rampung 7 Mei 2026

Telkominfra Memperbaiki Kabel Laut Sulawesi
Sumber : Telkominfra

Upaya penguatan infrastruktur digital nasional terus dikebut. PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia (Telkominfra), yang merupakan anak usaha dari Telkom Indonesia, saat ini tengah melakukan perbaikan intensif pada sistem komunikasi kabel laut Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) jalur 1.

Langkah strategis ini difokuskan pada segmen perairan Sulawesi, tepatnya pada ruas Tersili-Kauditan (BU5-BU3). Perbaikan ini menjadi prioritas utama demi menjamin reliabilitas konektivitas digital bagi masyarakat dan sektor bisnis di seluruh penjuru tanah air.

Kronologi Gangguan: Anomali pada Kedalaman 2.300 Meter

Masalah pada tulang punggung internet ini pertama kali terdeteksi pada 6 Februari 2026 lalu. Tim teknis mengidentifikasi adanya anomali pada sistem penyaluran daya listrik atau Power Feeding Equipment (PFE) yang menyebabkan terjadinya kebocoran arus (shunt fault) bawah laut.

Berdasarkan data teknis, tantangan dalam perbaikan kabel laut kali ini cukup besar karena titik kerusakan berada pada kedalaman yang sangat signifikan:

  • Kedalaman: Berada di kisaran 2.000 hingga 2.300 meter di bawah permukaan laut.

  • Lokasi: Berjarak kurang lebih 50 kilometer dari Branching Unit (BU5) menuju BU3.

  • Titik Vital: Lokasi tersebut merupakan percabangan krusial dalam topografi jaringan bawah laut wilayah Sulawesi.

Armada Cableship Navalink Polaris Diterjunkan

Kapal Cableship Navalink Polaris
sumber : https://www.vesselfinder.com/vessels/details/9017824

Untuk mengatasi kendala di kedalaman ribuan meter tersebut, Telkominfra telah mengerahkan armada khusus, yakni Cableship Navalink Polaris. Saat ini, kapal tersebut telah berada di lokasi untuk melakukan prosedur route scouting atau penelusuran jalur kabel serta tahap asesmen awal.

Prosedur teknis yang akan dilakukan meliputi pengangkatan kabel ke permukaan, pemotongan bagian yang terdampak, hingga penyambungan kembali dengan kabel baru untuk memastikan sistem kembali andal.

Target RFS: Kembali Normal pada 7 Mei 2026

Direktur Operasi Telkominfra, Slamet Riyanto Pardi, menegaskan bahwa seluruh tim fokus pada optimalisasi setiap tahapan kerja. “Kami menargetkan layanan dapat kembali normal sesuai rencana, dengan tetap mengutamakan kualitas dan keselamatan operasional,” ujarnya pada Rabu (29/4/2026).

Manajemen memproyeksikan sistem komunikasi kabel laut SMPCS #1 ini akan beroperasi normal kembali atau Ready for Service (RFS) pada 7 Mei 2026 mendatang.

Bagi para pegiat RT/RW Net di wilayah terdampak, pemulihan ini diharapkan mampu mengembalikan kualitas trafik dan stabilitas bandwidth ke kondisi prima. Pastikan juga infrastruktur distribusi lokal Anda, seperti tiang ISP, berada di posisi yang tepat dan aman melalui layanan irtrw.net/cek-tiang-isp/.

Leave a Reply