Berita, ISP  

ISP Lokal LJN Sukses Bangun Otak Sistem Billing AI Sendiri

Mandiri! ISP Lokal LJN Sukses Bangun Otak Sistem Billing Sendiri dari Nol lho. Yuk simak selengkapnya disini

ISP Lokal LJN Sukses Bangun Otak Sistem Billing AI SendiriMayoritas penyedia layanan internet (ISP) lokal umumnya mengandalkan platform pihak ketiga untuk mengelola manajemen pelanggan demi mengejar kepraktisan. Namun, langkah berani dan berbeda justru diambil oleh PT Lintas Jaringan Nusantara (LJN).

Setelah 13 tahun berkiprah di industri telekomunikasi dan berhasil mengantongi ratusan ribu pengguna, LJN resmi melepas ketergantungan mereka pada vendor eksternal. Perusahaan ini memilih menugaskan tim developer internalnya untuk merancang dan membangun sebuah sistem tagihan internet mandiri dari nol.

Langkah strategis ini menandai transformasi besar LJN. Tidak lagi sekadar menjadi penyedia pipa koneksi atau infrastruktur jaringan, LJN kini mulai unjuk gigi dalam penguasaan teknologi perangkat lunak independen serta adopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Mengapa Harus Repot Membangun Otak Jaringan Sendiri?

Logo Lintas Jaringan Nusantara

Bagi sebuah ISP, mekanisme penagihan bukan sekadar alat untuk menerbitkan tagihan internet bulanan secara rutin. Sistem ini merupakan “otak” operasional krusial yang mengontrol seluruh siklus interaksi pelanggan, mulai dari proses registrasi, manajemen pembayaran, hingga otomatisasi isolasi jaringan secara real-time saat terjadi keterlambatan bayar.

Ketergantungan pada vendor pihak ketiga kerap kali membuat ISP terbentur masalah fleksibilitas. Penambahan fitur baru sering kali harus mengantre mengikuti jadwal update vendor, dan proses integrasi sistem biasanya memakan waktu serta biaya yang tidak sedikit.

CEO LJN, Kristoforus Hakim, menegaskan bahwa kepemilikan penuh atas platform operasional sangat penting agar perusahaan bisa berekspansi lebih masif tanpa hambatan dari pihak luar.

“Dengan memiliki billing isp sendiri, LJN kini memegang kendali penuh atas kualitas layanan serta kenyamanan pelanggan dari hulu hingga hilir (end-to-end). Ini adalah investasi jangka panjang yang sangat strategis bagi pertumbuhan perusahaan,” ujar Kristoforus.

Baca juga : Masuki Era Internet Terabit! Matrix Hadirkan Kabel Laut WL6e Batam-Jakarta

Memangkas Birokrasi dengan Otomatisasi Jaringan

Platform mutakhir besutan internal LJN ini dirancang khusus untuk memotong jalur birokrasi layanan (customer journey) yang selama ini sering dikeluhkan oleh para pengguna internet.

Beberapa keunggulan utama yang disematkan ke dalam sistem tagihan internet baru LJN meliputi:

  • Portal Mandiri (Self-Service): Pelanggan dapat langsung memeriksa status jaringan serta detail sisa tagihan internet mereka secara mandiri tanpa perlu repot menghubungi pusat bantuan (customer service).

  • Otomatisasi Tanpa Batas: Seluruh alur administrasi yang dulunya dilakukan secara manual kini diproses secara otomatis dan real-time, sehingga mampu menekan potensi kesalahan manusia (human error).

  • Dashboard Monitoring Terpusat: Manajemen dapat memantau metrik pemakaian kapasitas bandwidth secara langsung untuk mengantisipasi potensi gangguan jaringan lebih awal.

Fondasi Kuat Menuju Billing AI dan Otomatisasi Korporat

ASUS Ascent GX10 (NVIDIA DGX Spark)
sumber : https://www.facebook.com/photo/?fbid=10236823612483120

Langkah LJN dalam mendigitalkan sistemnya ternyata tidak berhenti pada perangkat lunak biasa. Menatap masa depan industri interkoneksi, LJN secara agresif telah mulai membangun infrastruktur pendukung untuk implementasi teknologi billing AI.

Komitmen ini dibuktikan lewat langkah nyata penguatan hardware komputasi internal mereka. Belum lama ini, LJN resmi mendatangkan empat unit server superkomputer ASUS Ascent GX10 (NVIDIA DGX Spark) langsung ke pusat operasional mereka. Perangkat kelas berat ini sengaja disiapkan sebagai fondasi utama untuk menjalankan AI inference secara lokal.

Dengan memiliki infrastruktur superkomputer sendiri, LJN memastikan bahwa pemrosesan data-data sensitif milik ratusan ribu pelanggan dan manajemen keuangan tetap aman berada di dalam ekosistem internal kantor tanpa perlu bocor ke pihak luar.

Nantinya, sistem billing AI dan agent AI mandiri ini akan diintegrasikan untuk mendampingi dan menyokong berbagai divisi krusial perusahaan, seperti tim NOC (Network Operations Center), Finance, HR, hingga Sales & Marketing selama 24 jam nonstop.

Inovasi berani dari LJN ini memberikan sinyal kuat ke industri telekomunikasi tanah air: sudah saatnya penyedia internet atau ISP di Indonesia berani membangun dan memiliki kapabilitas teknologi kecerdasan buatannya sendiri, bukan hanya puas menjadi penonton atau pengguna akhir dari produk luar negeri.

Sumber berita :
https://inet.detik.com/business/d-8510992/isp-lokal-ljn-bangun-otak-sistem-tagihan-sendiri

Leave a Reply