Berapa biaya estimasi Jasa Splicing Fiber Optic?

Buat yang bingung menentukan harga atau yang mau cari jasa splicing untuk RT/RW Net

teknisi wifi splicing fiber optic diatas tiangHalo pembaca setia irtrw.net! Sebagai pelaku bisnis RT/RW Net atau teknisi FTTH, kita pasti sering berhadapan dengan urusan sambung-menyambung kabel. Salah satu pertanyaan yang paling sering masuk ke DM saya adalah: “Bang, berapa sih harga standar jasa splicing fiber optic sekarang?”

Menentukan tarif jasa memang gampang-gampang susah. Kalau terlalu mahal, pelanggan lari. Kalau terlalu murah, malah nomok biaya operasional alat yang harganya nggak murah itu.

Nah, berdasarkan pengalaman lapangan dan standar teknisi saat ini, mari kita bedah estimasi harga jasa splicing fiber optic agar Anda bisa menghitung budget dengan tepat.

Berapa Harga Jasa Splicing Per Titik?

Secara umum, estimasi biaya jasa splicing atau sambung fiber optic berada di kisaran Rp 50.000 per Titik Sambungan.

Harga ini bisa dibilang angka “tengah-tengah”β€”tidak terlalu murah sehingga masih menutup biaya penyusutan alat (splicer), dan tidak terlalu mahal bagi klien. Namun, perlu diingat bahwa angka ini biasanya hanya berlaku untuk proses penyambungan core saja di lokasi yang mudah dijangkau.

Tambahan Biaya Perapian (Management Core)

Teknisi wifi merapikan core di otb

Seringkali, klien tidak hanya minta disambung, tapi juga minta dirapikan ke dalam OTB (Optical Termination Box), ODP, atau Roset. Proses perapian ini terkadang lebih memakan waktu daripada proses splicing-nya itu sendiri.

Ada dua skema yang bisa Anda gunakan:

  1. Sistem Paket (All-in): Anda menaikkan harga per titik menjadi Rp 100.000 per Titik Sambungan. Ini sudah termasuk penyambungan dan perapian. Skema ini sangat disarankan jika medan di lapangan tergolong sulit atau sempit.

  2. Sistem Jasa Tambahan: Anda tetap mematok Rp 50.000 per titik, namun menambahkan biaya jasa perapian tersendiri. Estimasinya sekitar Rp 200.000 (borongan per lokasi atau per box).

Baca juga :Β Jual Internet Rumahan atau Voucheran?

Faktor yang Mempengaruhi Harga Splicing

Kabel fiber optic ruwet di tiang pinggir jurang

Estimasi di atas tentu tidak kaku. Semua tergantung pada kondisi di lapangan. Beberapa faktor yang biasanya bikin harga berubah antara lain:

  • Medan dan Lokasi: Splicing di atas tangga/tiang tentu harganya beda dengan splicing di dalam ruangan ber-AC.

  • Jumlah Core: Jika Anda melakukan penyambungan dalam jumlah banyak (misal kabel 24 core atau 48 core), biasanya teknisi memberikan harga progresif atau diskon kuantitas.

  • Waktu Pengerjaan: Pengerjaan di malam hari atau dalam kondisi darurat (maintenance kabel putus) biasanya memiliki tarif khusus.

Menentukan harga jasa splicing fiber optic haruslah adil. Harga Rp 50.000 per titik adalah standar aman yang bisa Anda gunakan sebagai patokan awal. Pastikan Anda selalu berkomunikasi di depan dengan klien mengenai biaya tambahan perapian agar tidak terjadi salah paham setelah pekerjaan selesai.

Bagi teman-teman pengelola jaringan internet, memiliki alat splicer sendiri mungkin adalah investasi besar, namun jika frekuensi sambungan Anda tinggi, ini akan jauh lebih hemat daripada terus-menerus menggunakan jasa eksternal.

Leave a Reply